Kemasan Bir Australia Picu Kemarahan Umat Hindu

Produsen bir di Australia membuat marah umat Hindu karena menggunakan gambar Ganesha dan Laksmi pada kemasan botol bir jahe beralkohol.

 

Sebuah organisasi Hindu internasional, Universal Society of Hindus, meminta agar label tersebut dicopot karena lambang dewa seharusnya tidak digunakan dalam penjualan bir yang dinilai berorientasi komersil.

 

“Itu tidak bisa diterima,” kata Rajan Zed, presiden organisasi Hindu yang berbasis di Amerika Serikat, seperti dilansir Fairfax Media.

 

“Tuhan Ganesha dan Dewi Laksmi sangat dipuja dalam ajaran Hindu dan mereka disembah di kuil atau rumah ibadah, dan bukan digunakan untuk menjual bir bagi ketamakan bisnis. Banyak orang India yang marah juga.”

 

Cabang Asosiasi Hindu yang bertempat di New South Wales itu mengatakan penggunaan gambar di bir tersebut menjijikkan dan merendahkan agama Hindu.

 

Kelompok agama Hindu tersebut pun mengancam akan mengambil langkah hukum terhadap produsen bir, the Brookvale Union Brewery.

 

“Itu merendahkan keyakinan seseorang. (Gambar) tersebut sangat menyinggung dan tidak dapat dibiarkan,” kata Presiden Asosiasi Hindu, Yadu Singh.

 

“Banyak orang sangat tersingung dengan penggunaan gambar yang digunakan tanpa menyadari pentingnya makna dua dewa itu. Mereka tidak mengerti. Mereka sangat tidak sensitif dengan perasaan agama kami.”

 

Produsen bir yang berbasis di Sydney mengatakan pihaknya tidak bermaksud menyinggung umat Hindu dan akan mempertimbangkan desain baru label botol bir.

 

“Tujuannya…adalah untuk menciptakan minuman bercitarasa enak yang mewakili perasaan dan warna dari benua Asia, sumber utama jahe,” kata juru bicara produsen bir.

 

Singh mengatakan dirinya prihatin atas penggunaan ikon agama dalam penjualan alkohol dan juga karena gambar yang digunakan adalah dewa yang mereka sembah.