PC KMHDI Laksanakan MPAB III dan Kuliah Umum Bertemakan Pendidikan

Makassar-Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Makassar melaksanakan Pembukaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) III, dengan Tema  “Pendidikan Berintegritas melalui KMHDI”  yang dirangkaikan dengan Kuliah Umum dengan Tema “ Integritas Pendidikan Milenial”, Jumat (25/10/2018)

Pembukaan MPAB III PC KMHDI Makassar ini dilaksanakan di Gedung Vyata Satya Karma, Pura Giri Natha Makassar dan dihadiri oleh Hakim Mahkamah Konstitusi, Dr. I Gede Palguna, S.H.,M.Hum., serta hadir pula Wali Kota Makassar periode 2014-2019, Ir. H Mohammad Ramdhan Pamanto, dan beberapa tamu undangan penting lainnya seperti Ketua PHDI Sul-Sel, Ketua PHDI Kota Makassar,  BIMAS Hindu, Ketua PD KMHDI Sul-Sel dan Perwakilan dari beberapa anggota CIPAYUNG PLUS Kota Makassar serta seluruh Peserta MPAB. Kegiatan ini dimeriahkan  dengan beberapa tari-tarian, yaitu tari kreasi 4 Etnis dan tarian genjek khas Bali yang dibawakan oleh kader-kader PC KMHDI Makassar.

Ketua PC KMHDI Makassar, Ganggadatta dalam sambutannya, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan MPAB  ini adalah untuk menanamkan kepada mahasiswa baru betapa pentingnya pendidikan yang berintegritas di era sekarang ini demi peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya kader KMHDI  “untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya di KMHDI Makassar ini kami akan lebih meningkatkan budaya literasi kader ” ujar ketua yang akrab disapa Gangga.

Setelah acara pembukaan,  kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang dirangkaikan dengan kegiatan tanya jawab. kegiatan kuliah umum ini mendapat apresiasi dari semua pihak terutama Bapak Dr.I Gede Palguna,S.H.,M.Hum sebagai Keynote Speaker pada kuliah umum tersebut. ”Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada PC KMHDI Makassar karena telah melaksanankan kegiatan ini, masalah pendidikan merupakan salah satu tugas Mahkamah Konstitusi karena pendidikan merupakan hak konstitusional setiap warga Negara, sehingga perlu dibuatkan UU untuk memenuhi hak-hak tersebut” . Beliau juga mengutip ungkapan dari Nelson Mandela yang berbunyi “ Education is the most powerfull wippon which you can use to change the world (Pendidikan adalah senjata paling hebat yang dapat kamu gunakan untuk mengubah dunia), oleh karena itu pendidikan menjadi hak yang wajib bagi setiap warga Negara”. Tegas Bapak Gede Palguna, MK.

“Banyak yang salah paham mengenai pendidikan itu. Pendidikan tidak hanya didapat dari kampus atau sekolah saja, karena itu tidaklah cukup sebagai bekal kita untuk merebut dan menguasai  masa depan, tetapi pendidikan itu juga diperoleh dari  lingkungan dan didikan dari orang tua(rumah tangga)”. Beliau juga mengungkapkan,  bahwa di zaman revolusi 4.0, di zaman milenial ini, ilmu yang harus dikuasai sekarang ini adalah ilmu adaptif, yaitu l beradaptasi dengan lingkungan, kondisi dan perubahan yang ada, dan inti dari adaptasi adalah dream sesuatu yang gratis yang diberikan tuhan pada kita. Kunci  yang terpenting untuk mencapai sukses di era teknologi  yang sudah berkembang sangat pesat ini adalah inovasi di dalam inovasi mengandung adaptasi  untuk mencapai semua mimpi-mimpi”. Ungkap Walikota Makassar, yang kerab disapa Dani Pomanto.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dengan seluruh tamu undangan, panitia, pengurus, dan mahasiswa baru peserta MPAB III.