Dalam Rangka Meningkatkan Sikap Kritis Dan Analitis Kader PC KMHDI Makassar Gelar Kaderisasi Tahap 1

Dalam upaya mengoptimalkan  pelaksanaan kewajiban dharma agama dan dharma negara, Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia  (PC KMHDI) Makassar sebagai organsasi kaderisasi selalu berupaya menempa diri untuk membentuk kader yang mumpuni. Tak hanya itu  segala persoalan yang terjadi  di masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi PC KMHDI untuk turut andil dalam proses penyelesaiannya. Sehingga dibutuhkan suatu sarana yang layak berupa materi sebagai bekal kader untuk aktif dan kritis dalam menyikapi fenomena-fenomena sosial di masyarakat. Minggu, (02/05/2021)

Oleh karena itu PC KMHDI Makassar menggelar kegiatan Kaderisasi Tahap 1 (KT1) dengan tema “Menciptakan Kader Kritis dan Analitis melalui Pola Pikir Filosofis dan Ideologis”, yang dilaksanakan selama 3 hari terhitung sejak jumat 30 April sampai dengan 2 Mei 2021 bertempat di Aula Pura Giri Natha Makassar, dengan jumlah pesertanya  yaitu sebanyak 18 orang.

Kegiatan KT 1 ini diisi dengan penerimaan beberapa materi seperti sejarah gerakan mahasiswa, filsafat MDH, teologi hindu, dan dinamika persoalan bangsa. Dimana KT 1 ini juga mendapat apresiasi dari banyak pihak, salah satunya datang dari salah seorang pemateri, yang merupakan tokoh agama di Makassar dan tidak lain adalah alumni KMHDI Sul-Sel, Bapak Nyoman Maker.

“saya sangat senang ketika diundang untuk membawakan materi dalam kegiatan seperti ini, kita bisa saling bercengkrama, bertukar pikiran apalagi masalah agama, harapan saya ini bisa meningkatkan pengetahuan adek-adek tentang agama kita ini,” ungkap beliau.

Harapan dan apresiasi  juga disampaikan oleh ketua PD KMHDI Sul-Sel Gede Sumantra saat acara penutupan, beliau sangat mengaharapkan output kader yang baik setelah dilaksanakannya kegiatan ini.

“saya sangat mengapresiasi teman-teman yang masih mau hadir dalam kegiatan ini sampe dengan selesai.  setelah penerimaan beberapa materi seperti dinamika persoalan bangsa dan metode analisa dengan filsafat Materialisme Dialektika Historis ini, saya berharap teman-teman semua bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat sehingga kelak temen-temen juga dapat meneruskan semangat juang kami di KMHDI, minimal temen-temen nantinya bisa menggantikan posisi kami sebagai pemateri di KT 1 selanjutnya,” ujar Kanda Mantra sapaan akrab beliau.