PC KMHDI Makassar Gelar Kajian Pra MPAB

Makassar-Dalam rangka Pra MPAB Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Makassar (PC KMHDI Makassar) menggelar Kajian sistem Pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru dengan tujuan untuk merancang sistem pelaksanaan MPAB IV. Minggu (8/11/2020).

Pandemi covid-19 yang telah berlangsung sejak pertengahan bulan maret lalu tidak melunturkan semangat kader PC KMHDI Makassar untuk tetap melaksanakan Pra MPAB dalam rangka mempersiapkan sistem pelaksanaan MPAB tahun 2020 ini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 7 November 2020 ini, dimulai pukul 20.50 sampai dengan 23.40 WITA, bertempat di Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (kediaman salah satu kader PC KMHDI Makassar) yang diikuti oleh 18 orang kader terdiri dari Pengurus PC, pengurus PD KMHDI Sul-Sel dan beberapa senior.  

Hasil dari kajian kali ini yaitu, MPAB IV akan dilaksanakan secara online mengingat substansi dari MPAB itu sendiri mulai dari registrasi sampai proses pelantikan bisa difleksibelkan, dalam artian dapat dilaksanakan melalui media daring tanpa mengurangi nilai-nilainya, dengan pertimbangan situasi dan kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk melaksanakan MPAB secara offline. Selain karna masih dalam situasi pandemi, jumlah masa (mahasiswa baru) lebih banyak di daerah dan minimnya dana juga menjadi pertimbangan utama pengurus. 

    Wayan Jordi selaku salah satu anggota PC KMHDI Makassar yang sempat hadir pada saat itu menyarankan agar kegiatan MPAB ini dilaksanakan secara online ketimbang offline. Mengacu pada misi KMHDI yaitu memperbesar jumlah kader, yang mana ketika dilaksanakan secara online, kita tetap bisa menjangkau semua mahasiswa baru dimanapun mereka berada dan bisa menghemat dana juga. Bila dibandingkan dengan pelaksanaan secara offline, yang butuh banyak persiapan, mulai dari izin pelaksanaan kegiatan, kesiapan pengurus,waktu pelaksanaan yang sudah mepet sedangkan konsisi tidak memungkinkan.

“MPAB ini lebih baik dilaksanakan secara online saja, kita tetap mengacu pada misi KMHDI yakni memperbesar jumlah kader yang berkualitas, fokus kita pada memperbanyak jumlah kader saja dulu, mengingat situasi dan kondisi saat  ini, masalah esensi dari pelaksanaan MPAB ini tergantung dari kita mentaktisinya, apakah nanti teknis pemberian materinya akan di design sekreatif & semenarik mungkin agar mahasiswa baru ini tidak bosan, dan tentunya masih banyak kesempatan-kesempatan untuk mewujudkan esensi ber-KMHDI itu sendiri.” Ujar kanda jo (sapaan akrabnya).

Terkait bagaimana langkah awal persiapan MPAB online ini beliau juga menegaskan berkali-kali bahwa hal pertama yang harus dilakukan yakni mengumpulkan data jumlah mahasiswa baru baik yang ada di makassar maupun di daerah. Setelah itu pengurus, tekhusus komisariat kampus agar lebih bisa merangkul mahasiswa baru di kampusnya masing-masing agar mau ber-KMHDI. 

“hal utama yang penting dilaksanakan sebelum MPAB online ini adalah mengumpulkan data jumlah mahasiswa baru tahun 2020 ini, sebaiknya tiap-tiap komisariat kampus bisa menghandle ini, dari komisariat nanti berkoordinasi langsung dengan bidang humas PC untuk selanjutya dilaksanakan kegiatan sosialisasi KMHDI baik ketemu langsung ataupun via zoom. Yang juga tak kalah penting adalah bagaimana supaya kita bisa merangkul  mereka (mahasiswa baru) sebelum mengarahkan mereka untuk join di KMHDI, minimal hubungan emosional kita dengan mahasiswa baru ini bisa terjalin dululah.” Tambahnya.