PC KMHDI Makassar Gelar Kegiatan Penanaman Pohon Mangrove di Pesisir Pelabuhan Untia Makassar

Makassar Sulsel – PC KMHDI Makassar (Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Makassar.  melakukan kegiatan penanaman pohon Mangrove di Wilayah pesisir Pantai dengan tema Gerakan KMHDI menanam sejuta pohon.

Penanaman Pohon Mangrove kali ini dilakukan  kurang lebih 40 personil dari PC KMHDI Makassar di Wilayah Pesisir Pelabuhan Untia Makassar, Minggu (06/03/2022) pada pukul 07:30 WITA.

Ayumita Reskiyani selaku Ketua PC KMHDI Makassar  Makassar (Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Makassar, mengatakan penanaman Pohon Mangrove sebagai bentuk kepedulian mahasiswa hindu kota makassar terhadap lingkungan dan antisipasi terjadinya abrasi pantai.

“Ini merupakan arahan PP KMHDI (Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa hindu Indonesia)  peduli penghijauan,  dan ini merupakan salah satu program kerja dari Sosial Kemasyarakatan (SOSMAS), oleh karenanya itu, kami Lembaga PC KMHDI Makassar secara khusus menanam bibit mangrove,” tuturnya.

“Sebanyak 2.200 bibit mangrove ditanam. Penanaman pohon Mangrove ini di wilayah Pesisir Pelabuhan Untia Makassar,” tutup Ketua PC KMHDI Makassar.

Selain itu adapun tanggapan  dari  Putu Ardy Gunawan selaku perwakilan SOSMAS PC KMHDI Makassar (Sosial Kemasyarakatan Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia)  juga  menambahkan bahwa selain sebagai program penghijaun dan mencegah abrasi,  penanaman pohon Mangrove ini nantinya sebagai tempat berkembangnya ekosistem laut.

“Ekosistem laut akan terjaga, tentunya ini juga akan berguna untuk anak cucu kita kelak’, Selain itu mangrove juga membantu alam dalam mendapatkan kualitas udara yang lebih baik yang membuat udara disekitar terasa sejuk. Kawasan hutan mangrove juga dapat  dikembangkan menjadi salah satu objek wisata di daerah pesisir pantai.

tambahnya.

Mengenai hal tersebut Bapak Pembina Kampung Bahari dari Lantamal VI TNI AL Makassar, menjelaskan hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem hutan dengan kelompok tumbuhan yang dapat hidup di daerah dengan kadar garam yang tinggi.

“Hutan mangrove sangat berguna bagi lingkungan, diantaranya mencegah intrusi air laut, abrasi dan erosi pantai, sebagai tempat hidup dan sumber makanan sejumlah fauna dan biota laut, menguraikan limbah dan menjaga kestabilan topografi pesisir,” jelas Bapak Pembina Kampung Bahari dari Lantamal VI TNI AL Makassar.

“Selain itu bagi masyarakat sekitar dengan pemanfaatan dan pengelolaan tepat guna dapat berkontribusi dalam ekonomi, seperti pangan, papan serta manfaat kesehatan, diharapkan kedepannya bukan hanya kali ini saja melalukan kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan untia ini tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan serta dapat menjaga dan memantau pertumbuhan bibit mangrove secara berkala,” tambah Bapak Pembina Kampung Bahari dari Lantamal VI TNI AL Makassar.