SEMARAK HUT KMHDI KE-22 DAN TANTANGAN KMHDI

Tanggal 3 september 2015 kemarin menjadi hari yang sangat istimewa bagi seluruh anggota KMHDI, mengenang 22 tahun perjalan KMHDI sebagai  wadah pemersatu dan  alat pendidikan  kader bagi Mahasiswa Hindu di seluruh Indonesia, tentu banyak dinamika yang telah di alami oleh KMHDI dalam perjalanannya, namun itu tidak menjadi penghalang KMHDI untuk tetap konsisten menjunjung  tujuan mulia lembaga ini dalam mengemban Darma Agama dan Darma Negara. Karena KMHDI sangat yakin dan percaya bahwa dinamika yang dihadapi sedikit demi sedikit akan membentuk karakter jati diri yang lebih baik.

 

Perayaan ulang tahun KMHDI yang ke 22 ini memiliki makna tersendiri untuk Pimpinan Daerah(PD), Pimpinan Cabang(PC) dan Komisariat KMHDI, meski bernaung di satu lembaga yang bersifat nasional, namun PD,PC dan komisariat  KMHDI memiliki cara tersediri dalam merayakan hari bersejarah tersebut. Nah kali ini pembahasan akan menceritakan mengenai cara PD KMHDI SULSEL dalam merayakan hari bersejarah KMHDI.

 

Bertempat di Gedung Vyata Satya Karma Kompleks Pura Giri Natha Makassar, PD KMHDI SULSEL memperingati hari kelahiran KMHDI yang ke 22 ini dengan rentetan kegiatan yang sedikit berbeda. Pelaksanaannya yang di rangkaikan dengan beberapa kegiatan lain yakni, HUT RI KE-70, Nonton Bareng, kemudian di susul dengan kegiatan sosial( donor darah ) hinga acara puncak perayaan HUT KMHDI ke 22 itu berlangsung dengan suasana hangat dalam kebersamaan dan melibatkan banyak pihak. Seperti Siswa pasraman dari tingkat Sekolah Dasar hingga SMA, Peradah Kota Makassar, Umat Hindu lainnya dan juga Lembaga eksternal Hindu yang ada di  Kota Makassar.

 

Acara puncak HUT KMHDI ini juga di hangatkan dengan kehadiran-kehadiran dari lembaga-lembaga keumatan Hindu seperti Banjar Hindu Kota Makassar, Dewan Perwakilan Provinsi PERADAH Sulawesi Selatan, Dewan Perwakilan Kota PERADAH Makassar. Kakanda-kakanda kami senior dan Alumni PD KMHDI SULSELpun tidak melewatkan momen berbahagia ini. Selain lembaga internal Hindu, acara ini juga dihadiri oleh kawan-kawan lembaga diluar Hindu yang tergabung dalam organisasi Cipayung Plus. Doa bersama, tiup lilin, hingga pemotongan nasi tumpeng ini kemudian dilanjutkan dengan acara bebas yang di hibur oleh Grup Sevanam Akustik dan Landak Baru akustik yang berkolaborasi dengan Kader PD KMHDI SULSEL membawa beberapa lagu dan di susul dengan Games bersama yang membuat acara HUT KMHDI ke 22 semakin meriah.

 

Umur KMHDI ke 22 tahun ini menjadi motivasi tersendiri untuk lembaga yang tidak lagi muda ini agar terus berkarya.  Mengingat  pemerintah Indonesia yang akan memberlakukan kebijakan MEA ( Masyarakat Ekonomi Asean ). Tentu KMHDI harus berusaha lebih keras lagi dalam mendidik kader-kadernya agar mampu bersaing dalam kancah MEA tersebut. Tentu hal ini dapat di wujudkan apabila KMHDI selalu berinovasi menyesuaikan metode pendidikan yang di gunakan dengan perkembangan Zaman yang semakin pesat dewasa ini.

 

Hal ini sangat penting untuk di jadikan cambuk bagi KMHDI bahkan lembaga-lembaga Hindu lainnya dalam mempersiapkan pemuda Hindu menjadi Sumber Daya yang berkualitas dan mampu bersaing di era Globalisasi. Hal ini demi menghindari ancaman Ketertingalan Umat Hindu khususnya di bidang ekonomi agar tercipta masa depan Umat Hindu yang lebih berkualitas dan secara tidak langsung ikut serta berkontribusi dalam pembangunan Negara indonesia.

 

Artikel oleh Biro Penelitian dan Pengembangan PD KMHDI SULSEL