Simon Kendek Paranta, Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Dukung Penuh Kegiatan KMHDI di Sulawesi Selatan

Perwakilan Pengurus Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Sulawesi Selatan (PD KMHDI Sul-Sel) dan Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Makassar (PC KMHDI Makassar) melakukan Audiensi dengan Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Prov. Sul-Sel, Simon Kendek Paranta (Selasa, 20 April 2021) di Kantor Kementerian Agama RI, Makassar.

Pertemuan ini merupakan upaya sinergisitas KMHDI dengan Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Prov. Sul-Sel dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan ke depannya.

Dalam pertemuan ini KMHDI menyampaikan beberapa hal, diantaranya :
1. Menyampaikan pelaksanaan Musyawarah KMHDI se-Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan mulai bulan Mei sampai Juli 2021.
2. Menyampaikan pelaksanaan kegiatan Diklat Nasional yang akan diadakan pada tahun 2022.
3. Menyampaikan hasil kegiatan KMHDI mengajar yang dilaksanakan pada tahun 2020 yang diantaranya sebagai berikut :
a) Dikarenakan minimnya pengetahuan kader KMHDI tentang Hindu Alukta maka kami ingin adanya Literatur yang bisa kami gunakan untuk melaksanakan kegiatan KMHDI Mengajar.
b) Penyampaian kebutuhan fasilitas dan tenaga pendidik untuk umat Hindu di Toraja.
c) Mengingat akses yang sulit untuk mencapai daerah pinggiran sehingga diperlukan fasilitas kendaraan untuk menjangkau lokasi KMHDI mengajar.
d) Kurangnya dukungan dari orang tua terhadap anak untuk memperdalam ajaran kepercayaan Hindu Alukta.
e) Kurangnya pemahaman tentang ajaran Hindu.

KMHDI mendapat respon Positif dari Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Prov. Sul-Sel, Beliau menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan di Sulawesi Selatan.

“Saya mendukung penuh kegiatan yang akan di laksanakan ke depannya, terkhusus untuk kegiatan Diklat Nasional yang menjadikan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah, saya juga sangat mengapresiasi hal tersebut, dimana kegiatan ini adalah ajang untuk menampilkan dan memperkenalkan budaya lokal Sulawesi Selatan , dan untuk Literatur Hindu Alukta akan saya usahakan dan kita bicarakan kembali di lain kesempatan”. Ucap Bapak Simon Kendek Paranta.